Pengertian Gig Worker, Pekerja Independen Pilihan Milenial

Pengertian Gig Worker

Katalis.netGig Worker adalah istilah baru bagi pekerja independen yang tidak terikat jam kantor. Kata gig muncul pertama kali sekitar tahun 1790. Saat itu gig berarti ”kapal kecil yang bergerak memantul berulang-ulang (bouncing)”.

Menurut The Concise New Partridge Dictionary of Slang and Unconventional English (2017), sekitar 1926, gig memiliki arti sebuah pertunjukan musik ataupun keterlibatan para musisi (hanya pada satu acara/lokasi tertentu).

Baru di sekitar tahun 1908, gig dimaknai sebagai ”pekerjaan” dengan ciri khas selalu bergerak, cepat, dan tidak permanen.

Gig worker merupakan dampak langsung gig economy yang merupakan sebuah sistem pasar bebas yang bergantung pada pekerja dengan kontrak. Kondisi ini terus bekembang di era industri 4.0, termasuk di Indonesia.

Banyak industri atau organisasi kini mulai bersandar pada para pekerja (ahli) yang independen dalam sistem kontrak jangka pendek ketimbang merekrut pekerja tetap.

Gig worker adalah kontraktor independen, pekerja platform online, pekerja perusahaan kontrak, pekerja on-call, dan pekerja sementara. Mereka mengadakan perjanjian formal dengan perusahaan sesuai permintaan untuk memberikan layanan kepada klien perusahaan.

Mengutip laman Wikipedia, tahun 2000-an, digitalisasi ekonomi dan industri dilakukan dengan pesat karena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi seperti Internet dan populernya smartphone.

Akibatnya, platform on-demand berbasis teknologi digital telah menciptakan lapangan kerja dan lapangan kerja yang dibedakan dari transaksi offline yang ada berdasarkan aksesibilitas, kenyamanan dan daya saing harga, “gig economy” telah menjadi fokus.

Secara umum, “pekerjaan” diartikan sebagai pekerja penuh waktu dengan jam kerja yang ditetapkan, termasuk tunjangan. Namun, definisi kerja mulai berubah seiring dengan perubahan kondisi ekonomi dan kemajuan teknologi yang terus berlanjut, dan perubahan dalam ekonomi menciptakan angkatan kerja baru yang juga dicirikan oleh kerja independen dan kontrak.

Dengan demikian, gig worker adalah pekerja non-tradisional yang menghasilkan pendapatan di luar hubungan majikan-karyawan tradisional jangka panjang.

Beberapa definisi gig worker didasarkan pada pengaturan kerja: kontrak atau hubungan antara pekerja dan individu atau perusahaan yang membayar mereka.

Pekerja tradisional memiliki hubungan majikan-karyawan jangka panjang di mana pekerja dibayar per jam atau tahun, mendapatkan upah atau gaji.

Di luar pengaturan itu, pekerjaan cenderung bersifat sementara atau berbasis proyek; pekerja dipekerjakan untuk menyelesaikan tugas tertentu atau untuk jangka waktu tertentu.

Dalam beberapa kasus, mereka memiliki majikan, tetapi perusahaan yang membayar mereka berbeda dengan perusahaan tempat mereka bekerja.

Jenis pengaturan ini sering disebut pengaturan kerja alternatif atau tidak standar, dan dapat mencakup pekerja lepas, kerja agen sementara, wirausaha, dan pekerjaan subkontrak.

Definisi lain gig worker mengacu pada status pajak atau klasifikasi hukum pekerja: perbedaan antara karyawan dan kontraktor independen.

Karyawan menerima formulir W-2 dari majikan mereka, yang diwajibkan untuk memberi mereka tunjangan tertentu, untuk memotong pajak gaji, dan dilindungi oleh undang-undang upah minimum dan anti diskriminasi.

Dalam banyak kasus, pekerjaan agensi sementara dan subkontrak adalah pekerjaan W-2, tetapi W-2 dikeluarkan oleh perusahaan yang mengontrak daripada perusahaan tempat pekerja melapor untuk bekerja.

Kontraktor independen, sebaliknya, menerima 1099 formulir ketika mereka melakukan layanan untuk perusahaan tanpa menjadi karyawan langsung. Pajak gaji tidak dipotong, dan tidak ada pihak yang dilindungi oleh aturan dan regulasi yang sama yang berlaku untuk karyawan tradisional.

Akhirnya, beberapa definisi didasarkan pada sifat pekerjaan: pada apa yang sebenarnya dilakukan orang sehari-hari.

Definisi ini melihat karakteristik pekerjaan tertentu, seperti penjadwalan, fleksibilitas, atau kurangnya pengawasan langsung.

Contoh Gig Worker

  • Photographer
  • Production Assistant
  • Event Planner
  • Set Worker
  • Face Painter
  • Writer
  • Babysitter
  • Musician
  • DJ
  • Dog Trainer
  • Video Editor

Demikian pengertian gig worker dan contohnya.  Tren ini tidak terlepas dari digitalisasi dan automisasi yang terjadi di era industri 4.0. Cara kerja milenial menyambut baik jenis pekerjaan yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. (GED/Thimble)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.