Pengertian Media Sosial, Jenis-Jenis, dan Perbedaannya dengan Media Massa

Media sosial menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat digital. Berikut ini pengertian media sosial, jenis-jenis, dan perbedaannya dengan media massa dan jejaring sosial.

media sosial

Katalisnet.comMedia sosial (social media) adalah bagian dari media online sebagai sarana pergaulan sosial secara daring (online) atau di dunia maya (internet). 

Tanpa batas ruang dan waktu, para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi (sharing), dan menciptakan isi atau menjadi pembuat isi (content creator).

Blog, jejaring sosial, dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. (Wikipedia).

Ciri utama media sosial yaitu pesan yang disampaikan bebas, tanpa harus melalui suatu gatekeeper (editor), serta para pengguna bisa berkomentar, bahkan menghapus pesan yang tidak disukainya.

Baca Juga

Media sosial adalah media daring yang digunakan untuk kebutuhan komunikasi jarak jauh, proses interaksi antara user satu dengan user lain, serta mendapatkan sebuah informasi melalui perangkat aplikasi khusus menggunakan jaringan internet.

Berdasarkan studi dan riset data yang dihimpun oleh We Are Social tahun 2019, pengguna media sosial di Indonesia sudah mencapai 150 juta orang. Hal ini dapat diartikan bahwa sekitar 57% dari seluruh penduduk Indonesia sudah menggunakan berbagai media sosial.

Berdasarkan Survei Hootsuite tahun 2021 mencatat pengguna internet di dunia telah mencapai 4,66 miliar jiwa. Dari jumlah tersebut, sebesar 4,22 miliar merupakan pengguna media sosial. Seperti ditulis dalam blognya, angka ini tumbuh 13 persen dengan jumlah pengguna baru mencapai 490 juta selama 12 bulan terakhir.

Media sosial pun telah menjadi alat pemasaran (marketingt tools) yang andal dalam strategi branding dan digital marketing kalangan bisnis dan humas lembaga.

Pengertian Media Sosial

Media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial di internet. Media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog intraktif.

Melalui media sosial, setiap orang bisa membantu,menyunting sekaligus mempublikasikansendiri konten berita, promosi, artikel, foto,dan video (Nurudin, 2012:53).

Media sosial didefenisikan sebagai alat elektronik yang tersedia untuk membantu mempercepat dan meningkatkan kemampuan kita dalam berhubungan, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan orang lain (Kassotakis, L. Jue, Mary,2010:44).

Media sosial adalah sebuah media daring yang digunakan satu sama lain yang para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berinteraksi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. (Wikipedia).

Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang dibangun diatas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0, dan memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content.

Web 2.0 menjadi platform dasar media sosial. Media sosial ada dalam ada dalam berbagai bentuk yang berbeda, termasuk social network, forum internet, weblogs, social blogs, micro blogging, wikis, podcasts, gambar, video, rating, dan bookmark sosial.

Fungsi Media Sosial

Mengutip Prezi, media sosial memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

  1. Media sosial adalah media yang didesain untuk memperluas interaksi sosial manusia menggunakan internet dan teknologi web.
  2. Mentransformasikan praktik komunikasi searah media siaran dari satu institusi media ke banyak audience (“one to many”) menjadi praktik komunikasi dialogis antar banyak audience (“many to many”).
  3. Mendukung demokratisasi pengetahuan dan informasi.
  4. Mentransformasi manusia dari pengguna isi pesan menjadi pembuat pesan itu sendiri.

Media sosial juga memiliki fungsi sebagaimana halnya media massa. Menurut McQuail, fungsi utama media bagi masyarakat adalah sebagai media informasi, inovasi, adaptasi, dan kemajuan.

Media juga berfungsi menjelaskan, menafsirkan, mengomentari makna peristiwa dan informasi, menunjang otoritas dan norma-norma yang mapan, mengkoordinasi beberapa kegiatan, dan membentuk kesepakatan, serta meningkatkan dan melestarikan nilai-nilai.

Fungsi lainnya dari media adalah hiburan, pengalihan perhatian, dan sarana relaksasi, serta meredakan ketegangan sosial.

Media juga berfungsi sebagai sarana mobilisasi, yaitu mengkampanyekan tujuan masyarakat dalam bidang politik, perang, pembangunan ekonomi, pekerjaan, dan kadang kala juga dalam bidang agama.

Sejarah & Perkembangan Media Sosial

Six Degree (1997-2001) tercatat sebagai media sosial atau situs jejaring sosial (social networking) pertama di dunia. Sebelumnya, tahun 1995 muncul Class Mates namun lebih merupakan ajang reuni online lulusan SMA di Amerika Serikat.

Revolusi terjadi tahun 1999 sejak kemunculan media sosial berupa blog yang memfasilitasi semua orang untuk membuat situs pribadi (personal website).

Setelah itu bermunculan media-medis sosial lainnya, mulai Friendster (2002), jejaring sosial kalangan profesional LinkedIn (2003),  MySpace (2003),  Facebook (2004),  Twitter (2006), hingga Google+ (2011), Path, Instagram, hingga belasan medsos baru yang muncul tahun 2015.

Media sosial yang semula sebagai media komunikasi dan interaksi personal, kini berkembang menjadi sarana bisnis online dan publikasi informasi aktual yang menyemarakkan jurnalisme warga (citizen journalism).

Jenis-Jenis Media Sosial

Secara umum media sosial memiliki fasilitas yang sama, yakni berteman, chatting, berkukar info, foto, video, dan pean pribadi.

Menurut Kaplan dan Haenlein, ada enam jenis media sosial:

  1. Proyek kolaborasi (misalnya, wikipedia)
  2. Blog dan microblogs (misalnya, twitter)
  3. Komunitas konten (misalnya, youtube)
  4. Situs jaringan sosial (misalnya facebook, instagram)
  5. Virtual game (misalnya world of warcraft)
  6. Virtual social (misalnya, second life).

Berikut ini 6 jenis media sosial menurut praktisi marketing online Tim Grahl:

1. Social Networks

Menghubungkan orang-orang atas dasar kesamaan minat dan latar belakang, seperti Facebook and LinkedIn.

2. Bookmarking Sites

Menyediakan layanan penyimpanan, penyusunan, dan pengelolaan tautan ragam situs web dan membaginya, seperti Delicious dan StumbleUpon.

3. Social News

Memungkinan semua orang memposting semua jenis berita dan link seperti Digg and Reddit.

4. Media Sharing

Pengguna bisa mengupload dan berbagi ragam media seperti gambar dan video, seperti YouTube dan Flickr.

5. Microblogging

Layanan online gratis yang fokus pada update ringkas (short updates) yang dipublikasikan dan dibagi kepada orang lain yang mengikuti (follow) atau berlangganan, seperti Twitter.

6. Blog Comments and Forums

Situs-situs pribadi berbasis platform blog gratis seperti Blogger dan WordPress.

Jenis-jenis media sosial juga dikemukakan Evans dalam Aditya, et al,(2013:51-53):

1. Social News Sites

Jenis media sosial ini memungkinkan pengguna untuk mengirimkan berita, informasi,artikel, video, dan foto, yang kemudian akan diberi penilaian (vote like atau dislike) atas informasi tersebut. Seperti Digg.com atau Reddit.com yang merupakan platform berita sosial yang mendunia.

2. Social Networking

Jenis ini merupakan yang paling populer di Indonesia, dimulai dari era Friendster, dilanjutkan oleh Myspace.com dan sampai sekarang yang paling mendunia adalah Facebook dan Instagram.

3. Social Sharing

Beberapa paltform media sosial fokus pada fitur berbagi konten. Yang populer antara lain YouTube dan Flickr. Dengan fungsi yang ditonjolkan, pengguna bisa dengan cepat dikenal di duniamaya selama mereka memiliki konten yang unik dan disukai.

4. Blog

Jenis media sosial ini memungkinkan seseorang untuk mengekspresikan dirinya dalam bentuk artikel ide, pemikiran dan informasi.

Banyak sekali bloger yang menjadi terkenal karena tulisan mereka yang menjadi penggagas utama atau panduan bagi orang lain dalam bekerja atau berkarya.

5. Microblogging

Twitter  ialah contoh microblogging yang paling mewabah di dunia saat ini. Keterbatasannya dalam menuliskan pesan/informasi yang hanya 280 karakter membuatnya disebut sebagai microblogging.
6. Forum

Merupakan cikal bakal media sosial saat ini. Forum menjadi tempat berdiskusi tentang segala hal, mulai dari topik sehari-hari seperti tempat makan, buku, gadget, game,otomotif, sampai hal-hal aneh yang mungkin tidak terpikir untuk didiskusikan. Kaskus saat ini merupakan forum di Indonesia dengan jumlah anggota komunitas terbesar.

Perbedaan Media Sosial vs Jejaring Sosial

Sebenarnya tidak ada perbedaan antara media sosial dan jejaring sosial.

Media sosial adalah sarana. Jejaring sosial adalah pemanfaatan sarana itu untuk membangun jaringan pertemanan dan bahkan bisnis.

Ada juga yang menggabungkan kedua istilah itu menjadi “Social Media Networking” (Jaringan Sosial Media).

Dilansir merdeka, secara garis besar, sosial media dan jejaring sosial mengacu pada sistem yang sama yaitu media untuk terkoneksi dengan banyak orang tanpa terhalangi waktu dan tempat (jarak) dan berfungsi untuk berkomunikasi, berbagi sesuatu dan mengungkapkan pendapat secara online.

Akan tetapi yang menjadi pembeda antara jejaring sosial dan sosial media terletak pada medianya.

Media sosial (social media) adalah suatu media interaksi online yang meliputi blog, forum, aplikasi chatting sampai dengan jejaring sosial.

Jejaring sosial (social networking) lebih mengacu pada situs atau website yang digunakan sebagai tempat berkumpulnya banyak orang tanpa pembatasan dan memiliki jalur ikatan, seperti keluarga, teman, rekan bisnis dan lain sebagainya.

Perbedaan Media Sosial vs Media Massa

Meski sama-sama sebagai media publikasi dan bisa diakses secara terbuka (umum), media sosial berbeda dengan media massa atau pers.

Media sosial adalah platform jejaring sosial yang umumnya dimanfaatkan pengguna internet secara pribadi untuk beragam kepentingan –personal, politis, dan bisnis.

Media sosial adalah media sharing, yaitu media para penggunannya untuk berbagai informasi, pemikiran, dan bahkan promosi bisnis, sedangkan media massa adalah media reporting, yaitu media wartawan atau jurnalis untuk melaporkan peristiwa dalam konteks jurnalisme.

Pembeda utama media sosial dan media massa adalah dari sisi kelembagaan. Media sosial bisa dibuat siapa saja, baik individu maupun kelompok. Media massa adalah media resmi berbadan hukum atau dimiliki lembaga –dalam hal ini lembaga pers.

Demikian Pengertian Media Sosial, Jenis-Jenis, dan Perbedaannya dengan Jejaring Sosial.

Referensi:

  • Denis McQuail, Teori Komunikasi Massa Suatu Pengantar, (Jakarta: Erlangga, 1992).
  • Romli, Asep Syamsul M., 2012. Jurnalistik Online. Bandung: Nuansa.
  • Nurudin. 2011. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
  • Jue, Arthur L. Jackie Alcalde Marr dan MaryEllen Kassotakis. 2010. Media sosialat Work : How Networking Tools Propel Organizations Performance. San Francisco : Jossey-Bass a WileyImprint.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *