Pengertian Komunikasi Massa dan Karakteristiknya

Pengertian Komunikasi Massa

Katalisnet.comKomunikasi massa (mass communication) singkatan dari komunikasi media massa (mass media communication), yaitu proses penyampaian pesan terutama informasi melalui media massa atau pers. Berikut ini pengertian komunikasi massa.

Komunikasi massa merupakan salah satu jenis dan level komunikasi, setelah komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, dan komunikasi organisasi.

Berbeda dengan level komunikasi lainnya, komunikasi massa melibatkan lembaga media massa dan audiens dalam jumlah besar, anonim, dan heterogen.

Karena melibatkan media, salah satu definisi atau pengertian komunikasi massa adalah penyampaian informasi menggunakan media massa (cetak, elektronik, dan online) yang dikelola oleh suatu lembaga yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar di banyak tempat, anonim, dan heterogen.

Berikut ini ulasan pengertian, komponen, dan karakteristik komunikasi massa yang dihimpun Katalisnet dari berbagai sumber.

Baca Juga

Pengertian Komunikasi Massa

Komunikasi massa merupakan singkatan dari komunikasi media massa (mass media communication), yaitu komunikasi melalui media massa (communicating with media).

Media massa sediri merupakan singkatan dari media komunikasi massa (mass communication media), yaitu sarana komunikasi kepada orang banyak (massa).

Secara bahasa, massa artinya jumlah yang banyak sekali; sekumpulan orang yang banyak sekali (KBBI). Media dalam konteks komunikasi massa meliputi:

  1. media cetak (surat kabar, tabloid, majalah),
  2. media elektronik atau penyiaran (radio dan televisi),
  3. media online (media siber/website).

Pengertian komunikasi sendiri dirumuskan dengan baik oleh Deddy Mulyana dalam bukunya Ilmu Komunikasi Suatu Pengantari sebagai “proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keterampilan, dsb. yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang atau kata-kata, gambar, bilangan, grafik, dll.”

Komuniksi massa menjadi bidang kajian tersendiri dalam studi ilmu komunikasi. Karena melibatkan media, maka komunikasi massa terkait erat dengan jurnalistik (jurnalisme) dan penyiaran (broadcasting).

Komunikasi Massa Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian komunikasi massa yang dirumuskan oleh para ahli, akademisi, dan praktisi. Semuanya menyertakan kata media dalam definisi mereka.

1. John R. Bittner (1989): komunikasi massa adalah proses penyampaian pesan kepada sejumlah besar orang melalui media massa kepada kepada sejumlah besar orang. (mass communication is messages communicated through a mass medium to a large number of people).

2. DeFleur dan Dennis (1985): komunikasi massa adalah proses digunakannya media oleh komunikator untuk menyebarkan pesan secara luas.

3. Ruben (1992): komunikasi massa adalah proses pembuatan dan penyebaran informasi oleh organisasi untuk dikonsumsi khalayak.

4. Littlejohn dan Foss (2011): komunikasi massa adalah proses produksi dan transmisi pesan yang dilakukan organisasi media kepada publik yang luas sehingga pesan-pesan tersebut dapat dilihat, digunakan, dipahami, dan dipengaruhi oleh khalayak.

5. McQuail: komunikasi massa adalah satu-satunya proses komunikasi yang berjalan pada tingkatan masyarakat luas, serta mudah diketahui oleh karakteristik kelembagaannya.

6. Wright (1986): komunikasi massa adalah suatu bentuk baru komunikasi yang dapat dibedakan dari bentuk komunikasi sebelumnya, yang diikuti oleh beberapa karakteristik utama yaitu diarahkan kepada khalayak yang luas, heterogen, dan anonim; pesan dikirimkan kepada publik guna menjangkau sejumlah besar khalayak secara simultan dan serempak; komunikator cenderung merupakan organisasi yang kompleks atau mereka yang berada dalam organisasi yang kompleks.

7. Jalaluddin Rakhmat (1991): komunikasi massa merupakan jenis komunikasi yang ditujukan kepada khalayak tersebar, heterogen, dengan menggunakan media massa sehingga pesan yang sama dapat diartikan secara serempak dan sesaat.

8. Gerbner dalam (Ardianto, 2004): pengertian komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang berkesinambungan serta paling luas dimiliki orang dalam masnyarakat industry (mass communication is the technologically and institutionally based production and distribution of the most broadly shared continuous flow of messages in industrial societies).

9. Jay Black dan Frederick C: komunikasi massa adalah sebuah proses produksi dan penyebaran pesan-pesan secara massal kepada massa penerima pesan yang luas, anonim, dan heterogen (Nurudin, 2006 ).

10. Tan dan Wright: komunikasi massa merupakan bentuk komunikasi yang menggunakan saluran (media) dalam
menghubungkan komunikator dan komunikan secara massal, berjumlah banyak, bertempat tinggal yang jauh (terpencar), sangat heterogen, dan menimbulkan efek tertentu.

11. Dedy Mulyana (2005): komunikasi massa adalah komunikasi yang menggunakan media massa, baik cetak (surat kabar, majalah) atau elektronik (radio, televisi), yang dikelola oleh suatu lembaga atau orang yang tersebar yang dilembagakan, yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar di banyak tempat, anonim, dan heterogen.

12. Joseph A. Devito: komunikasi massa adalah komunikasi yang ditujukan kepada massa atau khalayak banyak yang disalurkan oleh media televisi, radio, surat kabar, majalah, buku, tabloid, film, dan pita.

Berdasarkan pengertian komunikasi massa menurut para ahli di atas, dapat disimpulkan, komunikasi massa adalah komunikasi menggunakan media massa yang ditujukan kepada khalayak luas, heterogen, dan anonim sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak.

Pengertian Komunikasi Massa

Komponen Komunikasi Massa

Komunikasi massa pada dasarnya merupakan proses komunikasi satu arah. Artinya, komunikasi berlangsung dari komunikator (sumber) melalui media kepada komunikan (khalayak).

Menurut Ardianto dkk (2007), komunikasi massa terdiri dari beberapa komponen sebagai berikut:

1. Komunikator

Dalam komunikasi massa produknya bukan merupakan karya langsung seseorang, tetapi dibuat melalui usaha-usaha yang terorganisasikan diri beberapa partisipan, diproduksi secara massal dan didistribusikan kepada massa.

2. Pesan

Sesuai dengan karakteristik dari pesan komunikasi massa yaitu bersifat umum, maka pesan harus diketahui oleh setiap orang. Peranan pesan bergantung pada sifat media yang berbeda antara satu sama lainnya.

3. Media

Media yang dimaksud dalam proses komunikasi massa yaitu media massa yang memiliki ciri khas, mempunyai kemampuan untuk memikat perhatian khalayak secara serempak (simultaneous) dan serentak (instaneous).

4. Khalayak

Khalayak yang dituju oleh komunikasi massa adalah massa atau sejumlah besar khalayak. Karenan banyaknya jumlah khalayak serta sifatnya yang anonim dan heterogen, maka sangat penting bagi media untuk memperhatikan khalayak.

5. Filter dan Regulator

Dalam komunikasi massa pesan yang disampaikan media pada umumnya ditujukan kepada massa (khalayak) yang heterogen. Khalayak yang heterogen ini akan menerima pesan melalui media sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi, pendidikan, agama, usia, budaya. Oleh karena itu, pesan tersebut akan di-filter (disaring) oleh khalayak yang menerimanya.

6. Gatekeeper

Dalam proses perjalanan sebuah pesan dari sumber media massa kepada penerimanya, gatekeeper ikut terlibat di dalamnya. Gatekeeper dapat berupa seseorang atau satu kelompok yang dilalui suatu pesan dalam perjalanannya dari sumber kepada penerima.

Gatekeeper di media massa adalah editor atau redaktur yang bertugas menyeleksi dan menentukan informasi (berita/tulisan) yang ditayangkan atau dimuat di media.

Karakteristik Komunikasi Massa

Berikut ini karakteristik komunikasi massa yang membedakannya dengan jenis komunikasi lainnya. Karakteristik komunikasi massa berikut ini disusun berdasarkan pengertian komunikasi massa yang dikemukakan para ahli di atas.

1. Komunikator Terlembaga

Komunikator dalam komunikasi massa terlembaga dalam sebuah organisasi media. Wartawan, penyiar, atau presenter menjadi komunikator atas nama lembaga medianya, bukan atas nama individu.

Pesan atau informasi yang disampaikan melalui proses seleksi dan penyuntingan sesuai dengan nilai-nilai berita (news value), kode etik jurnalistik, dan kebijakan redaksi (editorial policy) media tersebut.

2. Pesan Bersifat Umum

Pesan dalam komunikasi massa bersifat umum dalam pengertian ditujukan kepada semua orang, bukan untuk per orangan atau kelompok kelompok tertentu. Karenanya, bahasa yang digunakan dalam komunikasi massa juga khas, yakni bahasa media atau bahasa jurnalistik dengan salah satu cirinya mudah dipahami.

3. Komunikan Anonim dan Heterogen

Anonim artinya penerima pesan (pembaca, pendengar, pemirsa) tidak dikenal. Heterogen artinya beragam atau berbeda-beda latar belakang usia, pendidikan, dan sifatnya.

4. Pesan Serempak

Pesan dalam komunikasi massa diterima dalam waktu yang bersamaan, yakni ketika pesan disampaikan. Sebagai contoh, informasi yang ditayangkan di televisi disaksikan oleh banyak penonton dalam waktu yang sama.

5. Bersifat Satu Arah

Dalam komunikasi massa, komunikator dengan komunikan tidak bisa berdialog atau berkomunikasi secara langsung seperti yang terjadi pada proses komunikasi antarpersonal.

Komunikasi memerlukan keterampilan khusus, yaitu jurnalistik (kewartawanan) dan kepenyiaran (broadcasting). Jurnalis memiliki keterampilan utama penulisan berita. Penyiar atau presenter piawai dalam komunikasi lisan atau berbicara (speaking skills).

Praktisi humas dan marketing juga dituntut memiliki keterampilan jurnalistik dan penyiaran. Dua keterampilan ini akan membantu mereka dalam menulis berita, rilis, siaran, wawancara, konferensi pers, dan sebagainya.

Demikian pengertian komunikasi massa serta komponen dan karakteristiknya.*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *