Pengertian Komunikasi dan Miskomunikasi

Komunikasi adalah penyampaian pesan agar menimbulkan pengertian dan kesepahaman. Jika komunikasi tidak berjalan dengan baik, akan muncul miskomunikasi dan jadi masalah. Berikut ini pengertian komunikasi dan miskomunikasi.

Komunikasi

Katalisnet.com — Komunikasi merupakan aktivitas keseharian kita. Tanpa komunikasi, kita tidak dapat menyampaikan pikiran, perasaan, dan kebutuhan.

Bangun tidur langsung membuka HP adalah aktivitas komunikasi. Anda mengecek pesan yang masuk atau membuka situs berita/media sosial untuk mengetahui berita atau informasi terkini merupakan komunikasi, dalam hal ini menerima pesan.

Dalam kehidupan pribadi, kita perlu berkomunikasi untuk menghadapi berbagai keprihatinan dan masalah kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan profesional, komunikasilah yang membantu kita membangun hubungan yang sehat dan kredibilitas dengan rekan kerja.

Komunikasi bukan hanya berbicara (speaking). Komunikasi dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Kita mungkin ingin berkomunikasi melalui kata-kata tertulis atau bahkan non-verbal. Apa pun bentuk yang kita pilih, menyampaikan pesan adalah inti komunikasi.

Baca Juga

Komunikasi adalah suatu proses yang dinamis, terus menerus, dan tidak dapat diubah tetapi pada saat yang sama bersifat timbal balik. Ini adalah proses yang berkelanjutan.

Komunikasi membantu kita memahami orang lain. Ketidakmampuan untuk berkomunikasi dapat menyebabkan banyak masalah baik secara pribadi maupun profesional.

Bayangkan satu hari tanpa berkomunikasi! Kita bisa langsung merasakan kekosongan yang akan tercipta. Bisakah kita lupa bahwa kemampuan kita untuk berkomunikasi secara verbal yang membedakan kita dari hewan?

Komunikasi membantu membentuk ikatan yang kuat di antara orang-orang dan menjadikan kita makhluk sosial.

Selain itu, pengetahuan bukanlah satu-satunya syarat untuk mencapai kesuksesan. Seseorang mungkin memiliki pengetahuan yang baik, tetapi kinerjanya akan dievaluasi sebagian besar berdasarkan kemampuannya untuk berkomunikasi.

Oleh karena itu, jika Anda seorang komunikator yang baik, Anda memiliki peluang sukses yang lebih baik dalam hidup dan bisnis.

Pengertian Komunikasi

Secara bahasa, komunikasi (communicaton) berasal dari bahasa Latin communis yang berarti “sama”. Communico, communicatio, atau communicare yang berarti “membuat sama” (make to common).

Secara sederhana, komunikasi dapat terjadi jika ada kesamaan antara penyampaian pesan (komunikator) dan orang yang menerima pesan (komunikan).

Dari beberapa pendapat para ahli tentang pengertian komunikasi, dapat dikatakan, komunikasi merupakan suatu proses upaya membangun pengertian antara yang satu dan yang lainnya agar terjadi kesamaan pemahaman mengenai suatu hal.

Secara kasar, kita dapat mendefinisikan komunikasi sebagai makna bersama antara dua atau lebih individu. Arti bersama muncul dari pengalaman individu, latar belakang, pendidikan dan pelatihan.

Kesamaan dalam pengalaman, latar belakang, pelatihan, dll membuat komunikasi berhasil antar individu.

Komunikasi melibatkan dua atau lebih manusia karena ketika berkomunikasi terjadi proses pengiriman dan penerimaan pesan dari komunikator kepada komunikan.

Komunikasi ada berbagai macam, dari skala terkecil yaitu komunikasi kepada diri sendiri intrapersonal, komunikasi antarpribadi, hingga komunikasi organisasi.

Komunikator dapat menyampaikan pesan kepada komunikan melalui berbagai media. Setelah pesan tersampaikan, feedback dari komunikan yang menerima pesan diperlukan.

Melalui feedback yang diberikan komunikan, komunikator dapat mengetahui apakan komunikasi berjalan dengan efektif atau tidak atau apakah pesan berhasil tersampaikan dengan baik atau tidak.

Komunikasi juga dapat disebut sebagai proses pertukaran pesan antara dua orang atau lebih, baik secara langsung maupun melalui media massa.

Proses Komunikasi

Proses komunikasi pada jenis komunikasi apa pun pada dasarnya sama, yaitu segala tahapan komunikasi mulai dari menciptakan informasi sampai dengan informasi tersebut dapat dipahami oleh komunikan.

Jika komunikan dapat memahami pesan yang disampaikan oleh komunikator dengan baik, maka komunikasi tersebut dapat dikatakan sebagai komunikasi efektif.

Komunikasi efektif dibangun oleh keseimbangan komponen-komponen yang terlibat dalam proses komunikasi tersebut. Seperti halnya suatu transaksi setiap komponen komunikasi akan saling mempengaruhi dan seorang komunikator akan beraksi dan bereaksi sehingga tersusun menjadi satu kesatuan yang utuh. Proses inilah yang disebut sebagai proses komunikasi.

Proses komunikasi dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja, karena pada saat seseorang merenung pun dia sedang menjalankan proses komunikasi dengan dirinya sendiri.

Dapat diartikan pula bahwa komunikasi adalah suatu proses transaksional yang melibatkan pikiran, lisan, tangan, hati, serta syaraf motorik yang terdapat dalam diri kita.

Proses Komunikasi

Pengertian Miskomuniksai

Jika tidak efektif, komunikasi yang terjadi dapat menghaslkan miskomunikasi, yakni dapat diartikan sebagai proses komunikasi yang berjalan kurang atau tidak baik yang dapat menyebabkan informasi yang akan disampaikan tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Miskomunikasi ini biasa disebabkan beberapa faktor, di antaranya, kesalahpahaman antara pemberi dan penerima pesan, perbedaan persepsi yang diterima penerima pesan dengan yang diberikan oleh pemberi pesan, perbedaan pengetahuan, perbedaan pengalaman, dan perbedaan bahasa.

Akibat dari miskomunikasi bisa cukup fatal. Di antaranya, terputusnya komunikasi antara kedua belah pihak, tidak sejalannya pesan yang diberi dan diterima, dan terjadi permusuhan akibat salah persepsi.

Dampak miskomunikasi dapat memicu keributan, bahkan peperangan.

Miskomunikasi adalah kegagalan untuk berkomunikasi secara memadai atau tidak mampu mengungkapkan ide atau pikiran dengan benar.

Pesan atau kata yang salah dikomunikasikan secara keliru dirasakan oleh pendengar, karena mereka tidak dapat menafsirkan makna sebenarnya dari pembicara.

Dari kehidupan kita sehari-hari hingga interaksi bisnis dan profesional, miskomunikasi adalah salah satu penyebab utama yang merusak hubungan. Contoh umum miskomunikasi dapat berupa situasi ketika seorang karyawan salah mengartikan daftar tugas. Miskomunikasi juga muncul ketika klien salah membaca kebijakan.

Miskomunikasi adalah suatu keadaan dimana terdapat kesalahan dalam mengungkapkan pikiran atau salah persepsi oleh salah satu lawan bicara. Alasan ketidakcukupan ini mungkin beragam, tetapi biasanya mengakibatkan kebingungan dan frustrasi bagi kedua pihak yang terlibat.

Kadang-kadang dapat menyebabkan efek kaskade yang dapat membuat pintu terbuka untuk konflik dan masalah lainnya.

Miskomunikasi pada dasarnya adalah perbedaan pemikiran kedua belah pihak yang menyebabkan mereka membentuk pendapat dan kesimpulan yang berbeda, sehingga mengarah pada konflik.

Tips Menghindari Miskomunikasi

Untuk menghindari miskomunikasi, berikut ini tips dari Marketing91.

1. Menggunakan Komunikasi yang Jelas

  • Berpikirlah sebelum berbicara
  • Dapatkan perhatian pendengar
  • Periksa asumsi Anda
  • Bersikap sopan
  • Periksa dari pendengar untuk memastikan mereka memahami Anda
  • Tindak lanjuti dengan pendengar Anda untuk memastikan bahwa Anda berkomunikasi dengan benar

2. Jadilah Pendengar Google

  • Pahami bahasa tubuh
  • Dengarkan dengan seksama
  • Hindari menyela
  • Ajukan pertanyaan jika Anda tidak mengerti

3. Tingkatkan komunikasi elektronik Anda

  • Atur informasi yang ingin Anda komunikasikan
  • Gunakan lebih sedikit kata untuk langsung ke intinya
  • Fokus pada satu topik
  • Gunakan komunikasi verbal atau tatap muka bila diperlukan

Demikian pengertian komunikasi dan miskomuninasi, serta cara menghindari miskomunikasi, yang dirangkum Katalisnet dari berbagai sumber.*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *