Apa Itu Ekonomi?

Apa Itu Ekonomi?
pixabay

Katalisnet — Apa itu Ekonomi? Perekonomian adalah serangkaian besar kegiatan produksi dan konsumsi yang saling terkait yang membantu dalam menentukan bagaimana sumber daya yang langka dialokasikan.

Produksi, konsumsi barang dan jasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka yang hidup dan beroperasi dalam perekonomian, yang juga disebut sebagai sistem ekonomi.

Memahami Ekonomi

Perekonomian mencakup semua aktivitas yang berkaitan dengan produksi, konsumsi, dan perdagangan barang serta jasa di suatu daerah.

Ekonomi berlaku untuk semua orang mulai dari individu hingga entitas seperti perusahaan dan pemerintah.

Jenis Ekonomi

Ekonomi berbasis pasar memungkinkan barang mengalir dengan bebas melalui pasar sesuai dengan penawaran dan permintaan.

Produsen memiliki apa yang mereka buat dan menentukan harga mereka sendiri, sementara konsumen memiliki apa yang mereka beli dan memutuskan berapa banyak yang bersedia mereka bayar.

Baca Juga

Namun, hukum penawaran dan permintaan dapat memengaruhi harga dan produksi. Jika permintaan konsumen untuk barang tertentu meningkat dan terjadi kekurangan pasokan, harga cenderung naik karena konsumen bersedia membayar lebih untuk barang itu.

Pada gilirannya, produksi cenderung meningkat untuk memenuhi permintaan karena produksi didorong oleh keuntungan. Akibatnya, ekonomi pasar memiliki kecenderungan untuk menyeimbangkan dirinya secara alami.

Karena harga di satu sektor untuk suatu industri naik sebagai akibat dari permintaan, maka uang dan tenaga kerja yang diperlukan untuk memenuhi permintaan itu bergeser ke tempat-tempat di mana mereka dibutuhkan.

Ekonomi pasar murni jarang ada karena biasanya ada intervensi pemerintah atau perencanaan pusat.

Peraturan, pendidikan publik, tunjangan jaminan sosial disediakan oleh pemerintah untuk mengisi kesenjangan dari ekonomi pasar dan membantu menciptakan keseimbangan.

Akibatnya, istilah ekonomi pasar mengacu pada ekonomi yang lebih berorientasi pasar secara umum.

Ekonomi berbasis kebijakan bergantung pada pusat politik, yang mengontrol harga dan distribusi barang.

Pasokan dan permintaan tidak dapat berjalan secara alami dalam sistem ini karena direncanakan secara terpusat, sehingga ketidakseimbangan sering terjadi.

Sementara ekonomi hijau bergantung pada bentuk energi terbarukan dan berkelanjutan.

Sistem ini beroperasi dengan tujuan akhir untuk memangkas emisi karbon, memulihkan keanekaragaman hayati, mengandalkan sumber energi alternatif, dan secara umum melestarikan lingkungan.

Ekonomi hijau cenderung berfokus pada inovasi teknologi yang meningkatkan efisiensi energi. Tujuan dari ekonomi hijau adalah untuk menyediakan konsumsi dan produksi sambil mengurangi atau menghilangkan dampak buruk pada bumi dan sumber dayanya.

Mempelajari Ekonomi

Studi tentang apa itu ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi ekonomi disebut ekonomi. Disiplin ekonomi dapat dibagi menjadi dua bidang fokus utama yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro.

Ekonomi mikro mempelajari perilaku individu dan perusahaan untuk memahami mengapa mereka membuat keputusan ekonomi dan bagaimana keputusan tersebut mempengaruhi sistem ekonomi yang lebih besar.

Ilmu ekonomi mikro mempelajari mengapa berbagai barang memiliki nilai yang berbeda dan bagaimana individu berkoordinasi dan bekerja sama satu sama lain.

Ekonomi mikro cenderung berfokus pada kecenderungan ekonomi, seperti bagaimana pilihan dan tindakan individu memengaruhi perubahan dalam produksi.

Ekonomi makro mempelajari seluruh ekonomi dengan fokus pada keputusan dan masalah skala yang besar.

Ekonomi makro mencakup studi tentang faktor-faktor ekonomi secara luas seperti pengaruh kenaikan harga atau inflasi pada perekonomian.

Ekonomi makro juga berfokus pada laju pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB), yang merepresentasikan jumlah total barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu perekonomian.

Perubahan pengangguran dan pendapatan nasional juga dipelajari. Singkatnya, ekonomi makro mempelajari bagaimana ekonomi agregat berperilaku.

Sejarah Konsep Ekonomi

Kata ekonomi adalah bahasa Yunani yaitu oikonomia yang terdiri dari kata oikos (rumah tangga) dan nomos yang berarti aturan.

Jika dilihat dari etimologinya, ekonomi justru memiliki arti sebagai aturan yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam suatu rumah tangga dan berarti “pengelolaan rumah tangga”.

Ekonomi sebagai bidang studi ditelaah oleh para filsuf di Yunani kuno, terutama Aristoteles. Sementara studi ekonomi modern dimulai di Eropa abad ke-18, khususnya di Skotlandia dan Prancis.

Filsuf dan ekonom Skotlandia Adam Smith, pada tahun 1776 menulis buku ekonomi terkenal berjudul The Wealth of Nations yang pada masanya dianggap sebagai filsuf moral.

Dia dan orang-orang sejamannya percaya bahwa ekonomi berevolusi dari sistem barter prasejarah menjadi ekonomi yang digerakkan oleh uang dan akhirnya berbasis kredit.

Selama abad ke-19, teknologi dan pertumbuhan perdagangan internasional menciptakan hubungan yang lebih kuat antar Negara.

Setelah 50 tahun Perang Dingin, akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 telah menjadi saksi globalisasi ekonomi yang diperbarui.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *