Banyak UMKM Abaikan Blog Bisnis bagi Kemajuan Usaha

Bisnis Anda Harus Punya Website Sendiri

Menjalankan bisnis atau usaha di era digital wajib melakukan pemasaran digital atau online marketing. Salah satu media pemasaran internet adalah blog –disebut blog bisnis (business blog) atau blog perusahaan (corporate blog).

Blog bisnis bisa dilakukan di website utama –menggunakan subdomain atau kategori posting– dan bisa juga dnegan membuat situs tersendiri.

Pengertian Blog Bisnis

Blog bisnis (business blog) adalah alat digital marketing efektif untuk mengembangkan bisnis. Selain meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), blogging bisnis juga meningkatkan penjualan.

Sayangnya, banyak pelaku usaha, terutama UMKM, yang mengabaikan manfaat blog bisnis untuk kemajuan usahanya. Cara menulis posting blog yang baik juga mempromosikan bisnis Anda.

Menggunakan blog untuk situs web bisnis Anda dapat menjadi cara yang bagus untuk terhubung dengan pelanggan, mengenalkan brand dan produk/jasa, serta memperkuat merek Anda di tengah persaingan.

Baca Juga

Blog bisnis adalah salah satu cara yang paling hemat biaya dan termudah untuk mempromosikan bisnis Anda. Dilakukan dengan benar, ini dapat mengarahkan lalu lintas ke situs web Anda, meningkatkan penjualan Anda, menjadikan Anda sebagai otoritas di industri Anda dan juga membantu Anda menjangkau pasar baru.

Sayangnya, banyak usaha kecil yang belum menyadari manfaat dari alat ini. Alasan yang valid berkisar dari kurangnya waktu untuk menulis posting blog hingga kurangnya ide untuk posting yang berkualitas.

Cara Membuat Blog Bisnis

Membuat blog bisnis sangat mudah dan murah –bahkan gratis. Untuk versi gratis, Anda bisa membuat blog bisnis di Blogger milik Google. Anda tinggal buka www.blogger.com dan login dengan akun Gmail Anda.

Anda akan mendapatkan nama domain gratis yang Anda pilih sendiri dengan subdomain blogspot.com. Nantinya, Anda bisa menggunakan nama domain sendiri dengan cara Custom Domain.

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk membuat blog bisnis, Anda bisa kontak Katalisnet. Kami siap membantu Anda.

Anda juga bisa membuat blog bisnis dengan nama domain dan hosting sendiri. Anda bisa menyewa domain dan hosting per tahun di provider hosting terbaik.

Dengan memiliki blog bisnis sebagai website usaha, Anda akan leluasa menampilkan produk/jasa dan melakukan promosi.

Akun bisnis Anda di marketplace atau di media sosial tetap ada, jalankan, dan Anda bisa mengarahkan pelanggan/klien ke blog bisnis Anda untuk lebih mengenal merek dan produk/jasa Anda.

Tips menulis konten blog bisnis

Setelah membuat blog atau website, Anda isi blog tersebut dengan produk/jasa Anda, sebagaimana Anda posting prodik di e-commerce atau marketplace.

Tidak cukup sekadar menampilkan produk, Anda juga harus melakukan pemasaran konten (content marketing) sebagai tren promosi bisnis di era digital. Anda bisa membuat postingan/artikel seputar tips, trik, atau topik yang terkait dengan produk/jasa Anda.

Berikut ini tips untuk menulis dan membangun blog bisnis yang sukses.

1. Tulis untuk pelanggan Anda

Blog Anda, seperti situs web Anda, bukan untuk Anda. Ini untuk pelanggan Anda, jadi tulislah untuk mereka.

Idealnya, blog Anda harus bertujuan untuk memecahkan masalah bagi pelanggan Anda atau memberikan wawasan baru tentang industri Anda.

2. Rencanakan konten Anda

Kurangnya waktu dan ide adalah alasan yang paling sering dikutip oleh banyak usaha kecil untuk tidak memiliki blog. Namun, dengan sedikit perencanaan, Anda dapat memiliki cukup ide untuk menjalankannya selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan ke depan.

Postingan Anda dapat menjadi jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan oleh pelanggan Anda. Misalnya, jika Anda seorang perhiasan, Anda dapat menulis posting blog tentang apa yang harus dicari saat membeli berlian.

3. Buat konten yang berharga

Kunci dari blog bisnis yang sukses adalah memberikan konten yang berharga kepada pembaca Anda. Begitulah cara Anda membangun otoritas situs web Anda di industri Anda.

Selain itu, jika Anda memberi pembaca Anda konten yang berharga, mereka akan membalas Anda dengan menjadi pengunjung yang kembali dan juga berpisah dengan uang mereka.

Jika kurangnya waktu atau kurangnya keterampilan menulis menjadi masalah, Anda dapat mengalihdayakan blog Anda ke layanan penulisan blog. Ini melakukan persis apa yang tertulis di kaleng – menulis blog Anda untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Anda dan juga mendorong penjualan untuk Anda.

4. Frekuensi

Pendapat dibagi tentang seberapa sering Anda harus memperbarui blog Anda. Bertujuan untuk frekuensi yang dapat Anda pertahankan.

Dua minggu atau mingguan baik-baik saja. Kuncinya adalah konsistensi. Jangan memulai sebuah blog dan kemudian meninggalkannya di tengah jalan.

Mesin pencari menyukai konten segar (fresh content) dan semakin sering Anda memperbarui blog (dan dengan ekstensi, situs web Anda), semakin besar kemungkinan situs web Anda akan naik peringkat mesin pencari dan juga mendapatkan visibilitas untuk pelanggan target Anda.

5. Kembangkan gaya blog Anda

Blog dimaksudkan untuk informal, jadi biarkan blog Anda mencerminkan wajah manusia dari perusahaan Anda.

Berikan beberapa kepribadian dan cobalah untuk menjaga penjualan tetap rendah. Anda akan menemukan bahwa orang-orang lebih cenderung menanggapi Anda dan juga membeli layanan Anda.

6. Jumlah kata

Sebagai panduan, posting blog harus sekitar 400 kata. Jika posting Anda lebih panjang dari ini, pikirkan untuk membuat serialisasi. Orang cenderung memindai konten web, jadi buat setiap kata berarti.

7. Interaksi

Hanya karena blog Anda tidak mendapatkan komentar, bukan berarti tidak sedang dibaca.

Pikirkan tentang jumlah artikel yang Anda baca atau blog yang Anda kunjungi. Apakah Anda selalu meninggalkan komentar? Banyak orang tidak. Namun, Anda akan menemukan bahwa Anda mendapatkan lebih banyak komentar saat Anda perlahan-lahan membangun pembaca Anda.

8. Dapat dibagikan (share)

Tautan (link) adalah sumber kehidupan internet, jadi permudah pembaca Anda untuk membagikan atau nge-share blog Anda.

Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan menggunakan ikon bagikan (share icon). Ini adalah ikon jejaring sosial (lihat contoh di bawah artikel ini) yang memudahkan orang untuk membagikan pos Anda dan akibatnya, mengarahkan lalu lintas dan potensi penjualan ke situs web Anda.

9. Ukur kinerja blog Anda

Jika Anda belum melakukannya, pastikan Anda memiliki alat statistik web untuk mengukur kinerja situs web Anda.

Yang paling populer adalah Google Analytics . Ini gratis dan benar-benar membutuhkan waktu beberapa menit untuk menginstal.

Seiring waktu, saat Anda menambahkan lebih banyak posting ke blog Anda, itu akan memberi Anda gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana orang menemukan blog Anda dan, yang paling penting, posting mana yang populer sehingga Anda tahu jenis konten yang disukai pembaca Anda.

Ada banyak manfaat memiliki blog bisnis dan dengan tips ini, Anda akan berhasil membuat blog yang sukses yang juga mempromosikan bisnis Anda. (The Guardian)

Video: Pentingnya Website bagi Sukses Bisnis

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.