Pulau Plastik, Film yang Mengedukasi Masyarakat Akan Bahayanya Sampah Plastik

Dok. Tiza dan Visinema

Awalnya film Pulau Plastik ini hanyalah sebuah mini series di kanal youtube. Namun, pihak Visinema Pictures tertarik untuk membuatnya menjadi film layar lebar.

Tiza Mafira salah satu pemeran dalam film ini mengatakan “Awalnya film ini mini series di kanal youtube dan hanya ada di Bali dan bintangnya adalah Gede Robi. Namun, Visinema tertarik untuk mengangkatnya ke film layar lebar biar cakupannya meluas.”

Disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono dan Rahung Nasution, film ini menggunakan unsur investigasi juga inspirasi. Alur cerita ini diawali dengan perjalanan Gede Robi dari Bali menuju Jakarta guna mengikuti Kampanye Menolak Penggunaan Plastik Sekali Pakai atau Sampah Plastik.

Momen ini terjadi pada hari Minggu, 21 Juli 2019 di Monas. Turut hadir Kakak Slank juga Menteri Perikanan dan Kelautan saat itu Susi Pudjiastuti.

Dalam perjalanannya Gede Robi bertemu ahli biologi Prigi Arisandi. Kemudian mereka menemukan fakta kandungan mikroplastik yang termakan oleh ikan yang mereka konsumsi. Saking penasarannya Gede Robi pun menguji fesesnya, dan ternyata ditemukan pula mikroplastik di dalamnya.

Dok. Wikipedia

Apa itu Mikro Plastik ?

Menurut Wikipedia, Mikro Plastik adalah potongan plastik yang sangat kecil dan dapat mencemari lingkungan. Meskipun ada berbagai pendapat mengenai ukurannya, mikroplastik didefinisikan memiliki diameter yang kurang dari 5 mm.

Terdapat dua jenis mikroplastik: mikro primer yang diproduksi langsung untuk produk tertentu yang dipakai manusia (seperti sabun, deterjen, kosmetik, dan pakaian), serta mikro sekunder yang berasal dari penguraian sampah plastik di lautan. Kedua jenis mikroplastik ini dapat bertahan di lingkungan dalam waktu yang lama.

Penelitian Gede dan Prigi menunjukkan bahwa ikan yang ada di lautan ataupun di sebagian tambak di daerah Jawa sudah tercemar mikroplastik. Yang lebih mencengangkan mikroplastik ditemukan dalam garam.

Dok. Instagram Tiza Mafira

Sementara itu, Tiza yang merupakan seoarang ahli hukum dan kebikajan publik mendorong pemerintah untuk membuat kebijakan pelarangan penggunaan kantong plastik.

“Dalam film, di tahun 2019 ada 13 kota yang lagi merumuskan pelarangan penggunaan kantong plastik. Saat ini, ada 57 kota yang sudah melarang penggunaan kantong plastik”, ungkap Tiza saat pemutaran Film Pulau Plastik di Bandung.

Pesan dari film Pulau Plastik ini untuk menyadarkan masyarakat akan bahayanya sampah plastik, untuk itu cara yang mudah adalah berhentilah menggunakan kantong plastik.

Untuk yang penasaran akan film ini, Pulau Plastik tayang di bioskop hingga 8 Mei 2021.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.