Apa Saja Keuntungan dan Kelemahan Menggunakan Energi Alternatif?

Apa Saja Keuntungan dan Kelemahan Menggunakan Energi Alternatif?

Energi alternatif adalah energi yang digunakan untuk menunjang penggunaan energi konvensional. Disebut sebagai energi alternatif karena menjadi energi cadangan untuk energi konvensional yang sudah ada.

Salah satu bentuk energi alternatif adalah energi tenaga surya yang bisa dimanfaatkan sebagai penghasil listrik dengan bantuan teknologi solar panel.

Bahasan kali ini akan menjelaskan keuntungan dan kelemahan pemanfaatan energi alternatif. Berikut adalah penjelasannya..

Keuntungan Energi Alternatif

1. Energi yang Terbarukan

Keuntungan dari pemanfaatan energi alternatif yang pertama adalah tidak pernah habis karena termasuk ke dalam energi yang terbarukan. Sementara itu, energi fosil, batu bara, minyak bumi, dan energi konvensional lainnya akan habis dalam kurun waktu sekitar 100 tahun. Teknologi terbaru memang telah berhasil menunjukkan sumber energi fosil yang belum pernah ditemukan.

Akan tetapi, energi ini nantinya juga akan tetap habis ketika dipakai secara terus-menerus dan oleh banyak orang. Di sinilah peran penting energi alternatif yang terbarukan karena tidak akan pernah habis. Selama di bumi masih ada matahari yang bersinar, maka manusia dapat memanfaatkannya menggunakan panel surya.

Suhu matahari yang berubah juga akan memicu terjadinya angin, sehingga dapat dimanfaatkan untuk energi angin. Begitu pula dengan ketersediaan air di muka bumi yang berlimpah. Menjelaskan keuntungan dan kelemahan pemanfaatan energi alternatif tidak terlepas dari kehadirannya yang sangat penting untuk menunjang penggunaan energi.

2. Sumber Energi yang Gratis

Keuntungan lain pemanfaatan energi alternatif yaitu tidak membutuhkan biaya untuk membelinya karena dapat diperoleh secara gratis. Contohnya adalah sinar matahari yang dijadikan sumber energi untuk panel surya, anda tidak perlu membelinya karena sudah tersedia secara melimpah. Biaya yang dibutuhkan adalah biaya awal untuk instalasi dan persiapan.

Selebihnya energi alternatif ini bisa berjalan dengan sendirinya tanpa perlu mengeluarkan biaya pembelian ulang. Hal ini tentunya berbeda dengan harga batu bara atau minyak bumi yang cenderung selalu naik dan membutuhkan biaya untuk melakukan pembelian ulang. Oleh karena itu, ada beberapa orang yang memilih untuk memanfaatkan energi alternatif secara penuh.

3. Ramah Lingkungan

Bahasan yang menjelaskan keuntungan dan kelemahan pemanfaatan energi alternatif tentu tidak lepas dari keuntungan berupa ramah lingkungan. Penggunaan energi alternatif tidak menghasilkan gas yang berbahaya atau proses lainnya yang dapat merusak lingkungan. Pemanfaatan energi angin tidak menghasilkan polusi apa pun yang mempengaruhi lingkungan.

Begitu juga dengan pemanfaatan energi matahari dan energi air meskipun hasilnya tidak sebersih energi angin. Mereka semua tidak menghasilkan emisi karbon yang dikhawatirkan dapat menjadi penyebab utama rusaknya lingkungan di muka bumi. Berbeda dengan bahan bakar minyak yang menghasilkan banyak gas berbahaya dan bisa menyebabkan polusi udara.

Kekurangan Energi Alternatif

1. Biaya Instalasi Awal yang Cukup Tinggi

Setelah mengetahui tiga keuntungan menggunakan energi alternatif, kini saatnya mengetahui kelemahan dari pemanfaatan energi alternatif.

Kelemahan pertama dari pemanfaatan energi alternatif adalah biaya instalasi awal yang tinggi. Misalnya ketika akan memanfaatkan energi alternatif air, maka harus dibuat bendungan terlebih dahulu.

Hal ini tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan banyak hal yang perlu dipersiapkan. Namun tenang saja, terdapat salah satu energy alternatif dengan biaya investasi yang terjangkau.

Anda bisa menggunakan energy alternatif tenaga surya untuk mengalirkan listrik di rumah Anda. Dengan bantuan dari teknologi solar panel, Anda bisa mendapatkan tenaga listrik dengan biaya investasi yang terjangkau Bersama SUN Energy.

SUN Energy adalah perusahaan pengembang solar panel terbesar di Indonesia, dengan DP0%, kini Anda bisa memiliki solar panel tenaga surya dari SUN Energy.

Klik disini untuk informasi lebih lanjut : https://sunenergy.id/

2. Penggunanya Masih Sedikit

Dikutip berdasarkan siaran pers Menteri ESDM “311.Pers/04/SJI/2020” bahwa kapasitas (pembangkit) sumber energi saat ini sebesar 70,96 Gigawatt (GW). Dari keseluruhan kapasitas energi tersebut, 35,36% energi berasal dari batu bara; 19,36% berasal dari gas bumi, 34,38% dari minyak bumi dan EBT (Energi Baru dan Terbarukan) sebesar 10,96%.

Padahal sebenarnya, Indonesia tercatat memiliki potensi sumber daya EBT lebih dari 400 Gigawatt (GW). Angka yang sangat besar dibandingkan sumber energi yang tersedia saat ini. Dari total energy tersebut, Indonesia baru memanfaatkan energi alternatif tersebut sebesar 2,5% saja. Dan pastinya, seiring berjalannya waktu penggunaan energi alternatif ini akan semakin bertambah.

Penutup

Energi alternatif memang memiliki beberapa keuntungan dan kelemahan yang patut untuk dipertimbangkan. Salah satu langkah bijak yang bisa dilakukan adalah tetap memanfaatkannya meskipun hanya 50 persen. Anda bisa menggunakan teknologi solar panel dari SUN Energy untuk membantu mengurangi penggunaan energi listrik dari energi konvensional.*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *