Pemerintah Siapkan Skenario PPKM Darurat Diperpanjang

Pemerintah Terapkan PPKM Darurat Nasional Mulai 3 Juli

Katalisnet.com, Jakarta — Pemerintah menyiapkan skenario untuk memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama 4-6 minggu ke depan.

Pepanjangan PPKM Darurat akan dilakukan karena adanya risiko pandemi Covid-19 yang masih tinggi.

Rencana PPKM Darurat diperpanjang ini tertuang dalam bahan paparan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam Rapat Kerja Bersama dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin (12/7/2021).

PPKM Darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan,” tulis Menkeu dikutip Liputan6.

Sebelumnya, wacara PPKM Diperpanjang dikemukakan Head of Industry and Regional Research Bank Mandiri Dendi.

Baca Juga

Menurutnya, dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk bisa menurunkan kasus Covid-19 ke level ‘normal’ 5.000 hingga 6.000 kasus per hari.

“Lebih dari itu, penerapan PPKM Darurat ini kemungkinan besar diperpanjang jika tidak terjadi penurunan kasus positif harian Covid-19 secara signifikan,” jelas Dendi dalam siaran resminya dikutip CNBC Indonesia, Kamis (8/7/2021).

Saran PPKM Darurat diperpanjang juga dikemukakan ilmuwan muda Indonesia, Dr. Iqbal Ridzi Fahdri Elyazar.

Ia menjelaskan gagasannya untuk tidak terburu-buru mengakhiri PPKM Darurat melalui live streaming Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) di kanal Youtubenya, ALMI TV, Minggu (11/7/2021).

Iqbal menyampaikan kondisi saat ini yang sedang tidak baik-baik saja dan kasus covid-19 pun meningkat secara drastis.

Diberitakan Sindonews, manajer program Geospatial Epidemiology, Eijikman-Oxford Clinical Research Unit itu memberikan empat alasan PPKM Darurat bisa berbahaya jika terburu-buru diakhiri:

  1. Tidak semua orang divaksinasi (baru 7 dari 100 yang divaksinasi).
  2. Tidak 100% vaksin bekerja untuk memproteksi penularan.
  3. Penularan akan kembali terjadi di masyarakat dan akan semakin parah.
  4. Sirkulasi varian yang berbahaya akan meluas.

Maka dari itu, dia berpendapat PPKM Darurat butuh waktu lebih panjang dan diimbangi oleh pengetatan dan kedisiplinan yang tegas.

Hal senada dikemukakan Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah. Ia menuturkan, karena kasus Covid-19 masih tinggi, diperkirakan PPKM Darurat yang saat ini sedang berjalan harus diperpanjang.

“Kalau jumlah kasus harian belum juga menurun, saya kira PPKM Darurat harus diperpanjang. Tapi saya yakin jumlah kasus harian ini akan segera menurun,” tuturnya, Jumat (9/7/2021).

Menurutnya, adanya PPKM Darurat secara ketat akan menghentikan laju penyebaran Covid-19 sehingga jumlah kasus positif akan menurun.

“Pelaksanaan PPKM Darurat secara ketat akan menghentikan penularan. Sehingga, jumlah kasus akan segera turun,” ujar Piter dikutip Okezone.

Namun, Piter menjelaskan, apabila PPKM Darurat tidak diperpanjang, tentu dampak yang diberikan terhadap perekonomian bisa diminimalkan.

Sebelumnya beredar isu PPKM Darurat diperpanjang hingga 17 Agustus 2021. Isu itu dibantah pemerintah.*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *