Laporan Keuangan, Definisi dan Rinciannya

Laporan Keuangan, Definisi dan Rinciannya
Lukas Pexels

Katalisnet.com — Laporan keuangan (financia statement) merupakan catatan formal dari aktivitas keuangan suatu entitas. Ini adalah laporan tertulis yang mengukur kekuatan keuangan, kinerja, dan likuiditas perusahaan.

Laporan Keuangan mencerminkan dampak keuangan dari transaksi dan peristiwa bisnis pada entitas.

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut.

Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi: Neraca Laporan laba rugi komprehensif (Wikipedia)

Dalam buku Praktis Menyusun Laporan Keuangan (2015), Hery menjelaskan pengertian laporan keuangan adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Empat Jenis Laporan Keuangan

1. Laporan Posisi Keuangan

Baca Juga

Laporan Posisi Keuangan, juga dikenal sebagai Neraca, menyajikan posisi keuangan suatu entitas pada tanggal tertentu. Ini terdiri dari tiga elemen berikut:

  • Aset: Sesuatu yang dimiliki atau dikendalikan oleh bisnis (misalnya uang tunai, inventaris, pabrik dan mesin, dll).
  • Kewajiban: Sesuatu bisnis yang berhutang kepada seseorang (misalnya kreditor, pinjaman bank, dll).
  • Ekuitas: Hutang bisnis kepada pemiliknya. Ini mewakili jumlah modal yang tersisa dalam bisnis setelah asetnya digunakan untuk melunasi liabilitasnya. Ekuitas karenanya merupakan selisih antara aset dan kewajiban.

2. Laporan laba rugi

Laporan Laba Rugi, juga dikenal sebagai Laporan Laba Rugi, melaporkan kinerja keuangan perusahaan dalam bentuk laba atau rugi bersih selama periode tertentu. Laporan Laba Rugi terdiri dari dua elemen berikut:

  • Pendapatan: Apa yang diperoleh bisnis selama suatu periode (misalnya pendapatan penjualan, pendapatan dividen, dll).
  • Pengeluaran: Biaya yang dikeluarkan oleh bisnis selama suatu periode (mis. Gaji dan upah, depresiasi, biaya sewa, dll).
    Laba atau rugi bersih diperoleh dengan mengurangi biaya dari pendapatan.

3. Laporan arus kas

Laporan Arus Kas, menyajikan pergerakan kas dan saldo bank selama suatu periode. Pergerakan arus kas diklasifikasikan ke dalam segmen-segmen berikut:

  • Aktivitas Operasi: Merupakan arus kas dari aktivitas utama bisnis.
  • Aktivitas Investasi: Merupakan arus kas dari pembelian dan penjualan aset selain persediaan (misalnya pembelian pabrik).
  • Aktivitas Pendanaan: Merupakan arus kas yang dihasilkan atau dihabiskan untuk meningkatkan dan membayar kembali modal saham dan hutang bersama dengan pembayaran bunga dan dividen.

4. Pernyataan Perubahan Ekuitas

Pernyataan Perubahan Ekuitas, juga dikenal sebagai Pernyataan Laba Ditahan, merinci pergerakan ekuitas pemilik selama suatu periode. Pergerakan ekuitas pemilik berasal dari komponen berikut:

  • Laba atau rugi bersih selama periode seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi.
  • Saham modal ditempatkan atau dilunasi selama periode tersebut.
  • Pembayaran dividen.
  • Keuntungan atau kerugian yang diakui secara langsung dalam ekuitas (misalnya surplus revaluasi).
  • Pengaruh perubahan kebijakan akuntansi atau koreksi kesalahan akuntansi.

Demikian pengertian laporan keuangan dan jenis-jenisnya.*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *