Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Kasus Positif 3.560

corona bandung

Katalisnet.com, BandungKota Bandung kembali berstatus zona merah Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta masyarakat lebih waspada terhadap penyebaran corona.

“Di zona apa pun, kita harus tetap waspada, tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, karena Bandung sekarang kondisinya sudah waspada,” ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Selasa (1/12/2020).

Yana menuturkan, penetapan Kota Bandung menjadi zona merah ini berdasarkan analisa yang dilakukan Pemprov Jabar. Menurut dia, indeks reproduksi Kota Bandung berada di 1,63 dari batas zona merah 1,80.

“Tapi apa pun itu, berdasarkan parameter, Kota Bandung mah kita angka reproduksinya 0,80, di bawah angka satu,” tuturnya.

Yana mengatakan Pemkot Bandung belum mengambil langkah selanjutnya berkaitan dengan status zona merah ini. Menurutnya hal itu akan dirumuskan dalam rapat gugus tugas Kota Bandung.

Baca Juga

Sebelumnya, Koordinator Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisis Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, membenarkan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung terus meningkat.

Level kewaspadaan pun kembali ke level tinggi atau masuk lagi ke zona merah. “Ya (benar),” kata Ahyani dikutip detikcom.

Kosekuensi

Status Zona Merah Kota Bandung bakal menimbulkan beberapa konsekuensi.

Menurut Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna, kapasitas pengunjung rumah makan, restoran dan kafe, bioskop, tempat hiburan malam, hotel dari sebelumnya 50 persen turun ke 30 persen.

Selain itu, jam operasional berbagai sektor perdagangan juga akan kembali diturunkan.

“Jam operasional yang biasanya maksimal jam 21.00 WIB bisa kembali pukul 18.00 WIB. Termasuk kendaraan umum dari kapasitas 50 persen jadi turun ke 30 persen. Tinggal nanti kalau sudah jadi aturan, dijalankan dengan ajeg atau tidak,” ungkapnya di Balai Kota Bandung, Selasa (1/12/2020).

Ema menambahkan, dengan status Kota Bandung menjadi zona merah penyebaran Covid-19, beberapa sektor yang telah mendapatkan relaksasi juga akan di evaluasi apakah telah menjalankan protokol kesehatan dengan benar.

“Kita akan evaluasi semua kegiatan yang sudah direlaksasi baik perdaganagan maupun tempat hiburan. Kemudian kita ingin di lapangan tidak ada sedikitpun pemanfaatan ruang publik dan juga kerumunan yang terjadi,” tandasnya dikutip Kompas.

Laman Pusicov Bandung menunjukkan, kasus positif Covid-19 di Kota Bandung hingga Senain (30/11/2020) mencapai 3.560 orang atau naik 106 dari hari sebelumnya.

Dari jumlah itu, 759 konfirmasi aktif, 2.688 sembuh, dan 113 meninggal dunia. (RT/Detik/Kompas)

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *