Januari 2021 Kota Bandung Masih Belajar Jarak Jauh

sekolah jarak jauh

Katalisnet.com, BandungKota Bandung masih akan menerapkan belajar jarak jauh atau pembelajaran daring bagi sekolah-sekolah pada Januari 2021.

Belum diterapkannya belajar tatap muka bagi sekolah-sekolah di Kota Bandung ini berdasarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk guru, psikolog, aktivis pendidikan.

Dinas Pendidikan Kota Bandung memberikan rekomendasi perpanjangan pembelajaran jarak jauh kepada Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial.

Menurut Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra, pihaknya telah melakukan diskusi kelompok terpimpin dengan berbagai pihak. Dari kegiatan itu dihasilkan rekomendasi perpanjangan pembelajaran jarak jauh.

Ada beberapa hal yang akan diperbaiki dalam pembelajaran jarak jauh semester genap 2020/2021. Kemampuan guru mengajar jarak jauh akan ditingkatkan dengan diberikan pelatihan. Terutama bagi guru yang masih gagap teknologi.

Baca Juga

“Ada strategi ketika guru tidak bisa ditingkatkan kemampuannya, sistemnya tandem. Dibantu oleh guru-guru muda,” ujar Cucu, Rabu (30/12/2020).

Dinas Pendidikan Kota Bandung juga akan meningkatkan kapasitas infrastruktur teknologi untuk menunjang pembelajaran jarak jauh.

Dikatakan Cucu, sepanjang 2020, telah dibangun jaringan intranet di semua sekolah di Kota Bandung. Jaringan itu bisa dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran jarak jauh.

Guru bisa memberikan tugas lewat jaringan intranet. Guru dan siswa pun bisa berkomunikasi secara tertulis lewat jaringan yang telah dibuat.

Namun, komunikasi tatap muka seperti melalui Zoom Meeting belum memungkinkan melalui intranet.

Agar pembelajaran jarak jauh lebih optimal, Dinas Pendidikan juga akan memaksimalkan penggunaan TV 132. Hal lain yang akan dilakukan yakni menyempurnakan distribusi dan akses tugas siswa.

Kapasitas orangtua membimbing anak belajar jarak jauh juga perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, menurut Cucu, perlu dibuat modul panduan bagi orangtua dalam membimbing anak belajar di rumah.

Komunikasi antara orangtua dan guru juga perlu diperlancar,” kata Cucu.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah menyediakan psikolog guna mencegah kesehatan mental orangtua, guru dan siswa selama pandemi Covid-19.

Dinas Pendidikan akan menyediakan sambungan telepon sebagai wadah mencurahkan perasaan bagi siswa dan orangtua.

Selain itu, untuk menjaga kesehatan mental, peran guru bimbingan konseling di sekolah juga perlu diperkuat. Untuk membimbing orangtua mendidik anak, Dinas Pendidikan akan bekerja sama dengan Pemberdayaan Kesejehateraan Keluarga. (Humas Kota Bandung)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *